"Kau sudah gila? Kau sudah gila, Holmes?" tanyaku. "Tidak.. Lihat ini;" katanya sambil menulis sesuatu di secarik kertas dan memberikannya padaku. "Baca keras-keras, Watson." katanya lagi.
13: M
15: O
18: R
15: O
14: N
Moron! (Bodoh!)
"Moron?" tanyaku, "Jadi ini adalah urutan alfabet?" "Ya, semudah itu, Watson. Kita memang dijebak." katanya. "Jadi, kita memulai dari awal lagi?" tanya Gilbert terdengar putus asa. "Dengan penyesalan kukatakan, ya, Tuan Beilschmidt. Kita harus memeriksa silang kenalan mereka yang tidak memiliki alibi." kata Holmes.
Hoffman hanya terdiam. Ada sesuatu yang janggal dengan keterdiamannya. "Ada apa Hoffman?" tanyaku.
"Aku kenal seseorang," kata Hoffman kemudian, "Seorang pianis yang brilian. Ia dahulu adalah anggota orkestra teater, namun karena... Aku juga tidak tahu pasti alasannya, ia keluar dari orkestra. Sekarang ia adalah peneliti tulisan manusia. Namanya adalah Heinrich Dressler. Kupikir ia bisa membantu kita dalam penyelidikan kasus ini."
"Pekerjaan yang aneh." kata Ludwig. "Baiklah, sekarang sudah tengah malam. Sepertinya lebih baik kita beristirahat." kata Deidrich. Kami pun kembali ke penginapan.
----------------------------------------------------------
Hai! Itu ya, penyelesaian kodenya! ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar